Hari ini gaada ngelakuin kegiatan apapun, jadinya aku sore jni memutuskan untuk jalan-jalan aja sendiri dan duduk di taman yosudarso untuk membuat blog
“Didiklah Anakmu 25 Tahun Sebelum Dia Lahir” Maksud dari ungkapan bijak "Didiklah anakmu 25 tahun sebelum dia lahir" adalah bahwa persiapan untuk mendidik anak tidak dimulai saat anak itu lahir, tetapi jauh sebelumnya, dengan cara mendidik dan mempersiapkan diri Anda sendiri sebagai calon orang tua. Angka 25 tahun melambangkan waktu yang cukup panjang yang dibutuhkan seseorang untuk mencapai kematangan, kedewasaan, dan kualitas pribadi yang luhur. Intinya, jika Anda ingin melahirkan dan membesarkan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan tangguh, Anda harus terlebih dahulu menjadi pribadi yang demikian. Kualitas yang Anda tanamkan dalam diri baik itu ilmu pengetahuan, akhlak, maupun kemampuan mengelola emosi adalah fondasi yang akan Anda berikan kepada anak. Ibu sering disebut Ibu adalah sekolah pertama, yang menegaskan bahwa kualitas pendidikan yang didapatkan anak sangat bergantung pada kualitas ibunya dan ayahnya sebagai guru dan teladan utama. Oleh karena itu, investa...
Cerpen ini diambil dari kisah saya sendiri. Dimana saat pemakanan kakek dari ayah saya, kami sekeluarga mendapatkan kabar dari kampung bahwa kakek dari ibu saya meninggal. Judul: Dua Kursi Kosong di Ujung Jemaat Pagi itu gereja berdiri lebih sunyi dari biasanya, seolah loncengnya pun ragu untuk membangunkan duka yang sedang terlelap. Hari itu adalah hari perpisahan untuk Kakek Surya ayah dari ayahku yang telah berpulang dini hari. Ia selalu duduk di bangku depan saat misa, mengenakan kemeja putih yang selalu disetrika oleh tangannya sendiri. Ia percaya bahwa menghadap Tuhan itu seperti menghadap tamu agung harus dengan hati dan pakaian terbaik. Kini, bangku itu kosong. Seperti sebuah kursi tua yang ditinggal pemiliknya, tetap berdiri, tapi tak lagi berarti. Ayah berdiri di samping peti, membaca Mazmur 23 dengan suara yang bergetar. “Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya...” Tapi di akhir kalimat, suaranya pecah, seperti kaca retak yang tak bisa lagi mema...
Nilai Karakter Penanaman oleh Guru (Contoh Tindakan) 1. Religius * Mengawali dan mengakhiri pembelajaran dengan doa bersama. * Memberikan waktu dan tempat bagi siswa yang ingin melaksanakan ibadah sesuai agamanya. * Menghargai dan tidak mengganggu peribadatan siswa lain. 2. Jujur * Menyediakan 'Kantin Kejujuran' atau 'Kotak Barang Hilang' di kelas. * Menciptakan suasana ujian yang anti-mencontek dan memberikan penekanan bahwa mencontek adalah bentuk ketidakjujuran. * Selalu berterus terang dan sesuai fakta dalam perkataan dan tindakan di depan siswa. 3. Toleransi * Mengajak siswa untuk menghargai semua perbedaan pendapat dan latar belakang saat diskusi kelompok. * Memastikan tidak ada perlakuan diskriminatif atau ejekan berdasarkan suku, agama, atau etnis. * Mengajak siswa untuk hidup rukun meskipun memiliki keyakinan berbeda. 4. Disiplin * Datang tepat waktu ke kelas dan memulai pelajaran sesuai jad...
Komentar
Posting Komentar