Day-5 season 2
|
Nilai Karakter |
Penanaman oleh Guru (Contoh Tindakan) |
|
1. Religius |
* Mengawali dan mengakhiri pembelajaran dengan doa bersama. * Memberikan waktu dan tempat bagi siswa yang ingin melaksanakan ibadah sesuai agamanya. * Menghargai dan tidak mengganggu peribadatan siswa lain. |
|
2. Jujur |
* Menyediakan 'Kantin Kejujuran' atau 'Kotak Barang Hilang' di kelas. * Menciptakan suasana ujian yang anti-mencontek dan memberikan penekanan bahwa mencontek adalah bentuk ketidakjujuran. * Selalu berterus terang dan sesuai fakta dalam perkataan dan tindakan di depan siswa. |
|
3. Toleransi |
* Mengajak siswa untuk menghargai semua perbedaan pendapat dan latar belakang saat diskusi kelompok. * Memastikan tidak ada perlakuan diskriminatif atau ejekan berdasarkan suku, agama, atau etnis. * Mengajak siswa untuk hidup rukun meskipun memiliki keyakinan berbeda. |
|
4. Disiplin |
* Datang tepat waktu ke kelas dan memulai pelajaran sesuai jadwal sebagai teladan. * Memastikan siswa mematuhi peraturan sekolah, seperti menggunakan seragam dan menyelesaikan tugas tepat waktu. * Mengajarkan perilaku tertib, misalnya saat berbaris atau menggunakan fasilitas sekolah. |
|
5. Kerja Keras |
* Mendorong siswa untuk berusaha sungguh-sungguh dalam setiap tugas, bukan hanya mencari hasil instan. * Memberikan tugas yang menantang namun dapat diselesaikan dengan usaha terbaik siswa. |
|
6. Kreatif |
* Memberikan tugas proyek terbuka yang mendorong siswa untuk menghasilkan cara atau hasil baru. * Mendorong siswa untuk berpikir dan memecahkan masalah dengan ide-ide orisinal. |
|
7. Mandiri |
* Memberikan kesempatan kepada siswa untuk menyelesaikan tugas-tugas individu tanpa mudah bergantung pada teman atau guru. * Mengajarkan keterampilan yang memungkinkan siswa untuk memberdayakan diri. |
|
8. Demokratis |
* Mengadakan diskusi kelas yang adil, di mana setiap siswa memiliki hak bicara yang sama. * Melibatkan siswa dalam pengambilan keputusan sederhana di kelas, seperti memilih ketua kelas atau dekorasi kelas. |
|
9. Rasa Ingin Tahu |
* Memicu pertanyaan pancingan yang mendalam saat mengajar. * Mendorong siswa untuk membaca buku tambahan, menonton video edukasi, atau melakukan penelitian lebih lanjut dari apa yang diajarkan. |
|
10. Semangat Kebangsaan |
* Mengajarkan pentingnya mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi/kelompok, misalnya melalui kegiatan bakti sosial sekolah. |
|
11. Cinta Tanah Air |
* Mengadakan kegiatan yang menunjukkan penghargaan tinggi terhadap budaya, lingkungan, dan bahasa Indonesia (misalnya, Hari Batik, Bulan Bahasa). * Mengajarkan materi tentang kekayaan dan keragaman Indonesia. |
|
12. Menghargai Prestasi |
* Memberikan apresiasi atau penghargaan (verbal/non-verbal) kepada siswa yang mencapai keberhasilan, sekecil apa pun itu. * Mengajarkan siswa untuk mengakui dan menghormati keberhasilan teman sekelas. |
|
13. Bersahabat/Komunikatif |
* Membuat kegiatan kelompok yang mengharuskan siswa bekerja sama dan berinteraksi secara aktif. * Menjadi contoh dalam berkomunikasi lisan dan tulisan secara efektif dan santun. |
|
14. Cinta Damai |
* Melatih siswa untuk menyelesaikan konflik secara damai dan menghindari perkelahian atau bullying. * Menjadi mediator yang adil ketika terjadi perselisihan antar siswa. |
|
15. Gemar Membaca |
* Membiasakan waktu membaca rutin di awal atau akhir pelajaran (misalnya 15 menit). * Menyediakan sudut baca di kelas dengan berbagai jenis bacaan yang menarik. |
|
16. Peduli Lingkungan |
* Melakukan kegiatan gotong royong/kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah. * Mengajarkan cara memilah sampah dan menghemat energi di kelas (misalnya mematikan lampu saat keluar ruangan). |
|
17. Peduli Sosial |
* Mengadakan program pengumpulan donasi atau bantuan untuk siswa/masyarakat yang membutuhkan. * Mendorong siswa untuk membantu temannya yang kesulitan (misalnya dalam tugas sekolah). |
|
18. Tanggung Jawab |
* Memberikan tugas dan kewajiban yang jelas, lalu meminta siswa untuk bertanggung jawab atas hasil pekerjaan, perilaku, dan keputusannya. * Menerapkan konsekuensi logis jika siswa tidak melaksanakan tugasnya (misalnya piket kelas atau tugas individu). |
Komentar
Posting Komentar